COBIT 4.1

COBIT 4.1 merupakan salah satu versi awal dari framework COBIT yang dirancang untuk membantu organisasi dalam mengelola dan mengendalikan teknologi informasi secara efektif.

Framework ini memberikan panduan mengenai bagaimana organisasi dapat mengelola proses TI secara terstruktur dengan menyediakan control objectives yang dapat digunakan sebagai acuan dalam audit maupun pengelolaan kontrol internal.

COBIT 4.1 mengorganisasikan proses TI ke dalam empat domain utama, yaitu:

  • Plan and Organize (PO) – berkaitan dengan perencanaan strategi TI dan pengelolaan sumber daya TI.
  • Acquire and Implement (AI) – berkaitan dengan pengadaan dan implementasi solusi teknologi.
  • Deliver and Support (DS) – berkaitan dengan operasional layanan TI dan dukungan pengguna.
  • Monitor and Evaluate (ME) – berkaitan dengan pemantauan kinerja dan kepatuhan.

Framework ini banyak digunakan dalam praktik audit TI karena menyediakan kontrol yang jelas untuk setiap proses TI. COBIT 4.1 juga menjadi dasar bagi pengembangan versi COBIT selanjutnya yang lebih modern seperti COBIT 5 dan COBIT 2019.

 

Process Area COBIT 4.1

Untuk menilai tingkat kematangan tata kelola IT, dalam COBIT 4.1 menyediakan Maturity Model dengan skala sebagai berikut.

Level 0: Non-Existent: Pengelolaan IT masih dalam tahap paling awal, atau masih pemula dan setiap proses belum terdefinisi dengan baik.

Level 1: Initial/Ad Hoc: Organisasi telah menyadari adanya persoalan yang perlu ditangani, tetapi belum ada standar proses yang harus dilakukan.

Level 2: Repeatable but Intuitive: Proses telah dikembangkan pada tahap ini sehingga telah dilakukan prosedur yang sejenis untuk kegiatan yang sama.

Level 3: Defined Process: Prosedur telah distandardisasi, didokumentasikan, dan dikomunikasikan melalui pelatihan. Tahap ini mulai mengenal metodologi pengembangan sistem dan masih sangat tergantung individu apakah mengikuti standar yang ada maupun tidak, tetapi telah ada formalisasi untuk setiap kegiatan.

Level 4: Managed and Measurable: Pada tahap ini manajemen mengawasi dan mengukur hal-hal yang telah dipenuhi dengan prosedur, serta mengambil tindakan ketika proses tidak berjalan dengan efektif.

Level 5: Optimized: Proses yang ada telah disesuaikan dengan best practice, berdasarkan hasil pengembangan secara terus-menerus dengan organisasi-organisasi lain. Teknologi informasi digunakan sebagai bagian yang terintegrasi dengan aliran kerja, sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas, dan membuat organisasi dapat dengan cepat untuk beradaptasi.

Berikut ini tahapan dalam melakukan assessment:

  1. Masuk ke menu Business Goals, kemudian beri skor untuk setiap business goals dengan range 1 s/d 10. Skor setiap business goals berada pada skala relatif dari 1 (tidak penting) hingga 10 (paling penting). Hal ini berarti bahwa goals yang paling penting bernilai 10 dan gol yang kurang penting bernilai 1
  2. Setelah memberikan skor pada Business Goals, review implikasi dari penilaian tersebut pada menu IT Goals.
  3. Masuk ke menu proses PO (10 sub-proses), AI (7 sub-proses), DS (13 sub-proses, dan ME (4 sub-proses). Setelah itu, jawab setiap pernyataan untuk setiap level di masing-masing proses menggunakan 4 (empat) skala sebagai berikut:
    • Not at all – pernyataan tidak berlaku sama sekali
    • A little – pernyataan dapat diterapkan pada tingkat tertentu
    • To some degree – pernyataan dapat diterapkan pada tingkat yang signifikan
    • Completely – pernyataan dapat diterapkan sepenuhnya
  4. Masuk ke menu Reporting untuk melihat hasil penilaian IT Maturity.

Start Assessment COBIT 4.1

Ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana COBIT 4.1 dapat membantu perusahaan Anda? Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

https://apis.google.com/js/platform.js