FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

  • ASCENT atau Assessment Center merupakan salah satu tools yang digunakan sebagai alat bantu dalam melakukan assessment oleh organisasi/perusahaan untuk mengetahui tingkat compliance dan conformance.

  • ASCENT atau Assessment Center memudahkan organisasi/perusahaan yang ingin mengetahui tingkat kematangan IT, dan juga membantu dalam memberikan rekomendasi perbaikan untuk peningkatan. Selain itu seluruh assessor yang ada merupakan para konsultan yang memiliki pengalaman, pemahaman yanng komprehensif dalam melakukan assessment dan telah tersertifikasi.

  • Self-assessment merupakan kegiatan assessment yang dilakukan secara gratis oleh organisasi/perusahaan.

  • COBIT 4.1 merupakan model standar pengelolaan IT yang dikembangkan oleh Information Technology Governance Institute (ITGI) dari Information System Audit dan Control Association (ISACA). Dalam COBIT 4.1 terdapat kontrol terhadap proses yang dikelompokkan ke dalam 4 (empat) area yaitu, Plan and Organize (PO), Acquire and Implement (AI), Deliver and Support (DS), dan Monitor and Evaluate (ME).

  • COBIT 5 merupakan evolusi dari framework sebelumnya yakni, COBIT 4.1 dengan penambahan Val IT 2.0 dan IT Risk. Dalam COBIT 5 terdapat 5 (lima) proses terdiri dari Evaluate, Direct and Monitor (EDM); Align, Plan and Organize (APO); Build, Acquire and Implement (BAI); Deliver, Service and Support (DSS); dan Monitor, Evaluate and Assess (MEA).

  • ISO 20000:2018 merupakan Standar Internasional mengenai Sistem Manajemen Layanan yang berfokus kepada ITSM. Assessment ISO 20000:2018 Readiness dilakukan untuk mengidentifikasi gap antara kondisi saat ini di dengan requirement yang dipersyaratkan dalam standar ISO 20000:2018, sehingga organisasi dapat melakukan improvement dari manajemen layanan yang diimplementasikan agar siap untuk disertifikasi.

  • ITIL V2 merupakan best practice manajemen layanan IT edisi kedua yang terdiri dari 2 kelompok yaitu, Service Delivery dan Service Support.

  • ITIL V3 merupakan salah satu best practice yang paling banyak diacu oleh organisasi dalam konteks pengelolaan layanan IT (IT Service Management/ITSM).Dalam ITIL v3 memiliki 26 proses dan 4 fungsi yang terbagi ke dalam 5 (lima) domain yaitu, Service Strategy, Service Design, Service Transition, Service Operation, dan Continual Service Improvement.

  • ITIL 4 merupakan versi terbaru dari rangkaian best practice IT Service Management, terdapat 2 besaran dalam ITIL 4 yang perlu dipahami yaitu, Service Value System (SVS) dan Service Value Chain. Dalam ITIL memiliki 4 (empat) dimensi yaitu organization & people, information technology, partner dan supplier, value stream dan process.

  • Penyusunan BCP IT mengacu kepada ISO 22301 yang merupakan standar internasional untuk Business Continuity Management System (BCMS). Standar internasional ini menerapkan model PDCA (Plan- Do- Check- Act) untuk merencanakan, menyusun, implementasi, menerapkan, memantau, meninjau, mengelola dan melakukan peningkatan efektivitas BCMS secara terus-menerus dalam suatu organisasi atau perusahaan.

  • ISO/IEC 20071:2013 atau sering disebut Information Security Management System (ISMS) adalah standar terkait tata kelola pengamanan informasi untuk memastikan perlindungan atas kerahasiaan (Confidentiality), integritas (Integrity), dan ketersediaan (Availability) dari suatu informasi.

  • SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE sesuai dengan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pengukuran tingkat kematangan kapabilitas fungsi teknis teknis pada metode e-Government Maturity Model (eMM) yang terdiri dari 3 domain, 7 aspek, dan 35 indikator.

  • TOGAF merupakan salah satu acuan kerangka kerja untuk melakukan pengembangan, penerapan, dan pengelolaan arsitektur dibidang teknologi informasi pada sebuah organisasi atau perusahaan.

  • Setiap framework yang ada di ASCENT memiliki tipe assessment yang berbeda, mulai dari metode, formula dan tipe kuesioner hingga output (nilai/report).

  • Dalam ASCENT metode dan formula yang ada telah digunakan oleh puluhan organisasi dan proyek, selain itu expertise yang terlibat telah tersertifikasi.

  • Sebelum melakukan assessment berbayar, perusahaan bisa melakukan trial untuk mengetahui fitur dan isi dari assessment center.

  • ASCENT memiliki beberapa framework pilihan didalamnya yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan perusahaan.

  • ASCENT disediakan untuk seluruh jenis perusahaan bukan hanya dari jenis BUMN tetapi Non-BUMN juga yang akan dan telah memiliki departemen khusus IT.

  • Sebelum melakukan pembayaran pastikan bahwa organisasi/perusahaan sudah mengajukan permintaan quotation untuk menentukan Framework yang akan dilakukan assessment.